BENGKULU UTARA AK-NEWS.id – Langkah strategis dalam memperkuat sektor pangan dan ekonomi kerakyatan di Bengkulu Utara resmi dimulai. Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.Ap, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam prosesi peresmian Pasar Purwodadi Arga Makmur yang berlangsung di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (01/5/2026).
Proyek revitalisasi besar-besaran ini merupakan jawaban atas musibah kebakaran hebat tahun 2021 silam yang menghanguskan sebagian besar area pasar. Berkat usulan intensif Pemerintah Daerah ke Kementerian PUPR dan Kementerian Perdagangan RI, pasar kebanggaan warga Arga Makmur ini kini berdiri dengan wajah baru.

Dalam sambutannya, Menko Pangan RI. Zulkifli Hasan menekankan pentingnya peran pasar rakyat dalam rantai distribusi. Ia berharap Pasar Purwodadi bertransformasi menjadi pusat perdagangan yang modern dan tertata, yang mampu menjaga stabilitas pangan sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di Bengkulu Utara.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan yang telah dinantikan selama bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, setelah proses panjang lebih dari satu tahun, hari ini Pasar Purwodadi diresmikan langsung oleh Bapak Menko. Kehadiran pasar ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan kenyamanan bagi para pedagang dan masyarakat,” ujar Bupati Arie.

Meski infrastruktur utama telah rampung, Bupati menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan. Ia secara khusus menginstruksikan Kepala Dinas Perdagangan (Kadisperindag) untuk segera turun ke lapangan guna mendata dan menginventarisir seluruh fasilitas pendukung.
“Saya minta Kadisperindag segera menginventarisir apa saja yang masih kurang. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah ke depan. Infrastruktur pendukung sudah kita lengkapi, namun jika masih ada kekurangan di sana-sini, akan terus kita optimalkan di masa mendatang agar fungsi pasar ini benar-benar maksimal,” pungkasnya.
Dengan peresmian ini, Pasar Purwodadi diharapkan tidak hanya sekadar tempat transaksi jual-beli, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi pasca-musibah dan pusat ketahanan pangan di wilayah Arga Makmur.












