Malam Puncak HUT ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara Berlangsung Meriah, Kadispendik Firdaus Sampaikan Apresiasi

BENGKULU UTARA AK-NEWS – Kemilau cahaya lampu panggung dan dentuman musik tradisional mewarnai Alun-Alun Rajo Malim Paduko, Kota Arga Makmur, pada perayaan Malam Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bengkulu Utara yang ke-67. Acara yang digelar pada Rabu malam (8/7/2026) ini menjadi magnet bagi ribuan warga yang memadati lokasi untuk menyaksikan berbagai pertunjukan budaya Nusantara.

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah penampilan tarian kolosal di atas panggung megah yang didominasi dekorasi digital modern. Para penari tampil memukau dengan kostum merah keemasan yang serasi dengan latar belakang visual artistik, melambangkan semangat kebersamaan dan kekayaan budaya daerah.

Komitmen Meningkatkan Kualitas PendidikanKepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. Firdaus, S.Pd, M.Pd, yang hadir bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya atas pencapaian kabupaten sejauh ini.

Dalam momentum bersejarah ini, Firdaus menekankan pentingnya refleksi diri untuk memajukan dunia pendidikan di Bengkulu Utara.”Usia 67 tahun adalah momentum kita untuk terus melakukan refleksi atas perjalanan panjang dalam membangun daerah dengan semangat yang terus diperbarui,” Ujarnya mengutip pesan pembangunan daerah.

Ia juga menambahkan bahwa Dinas Pendidikan berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan menciptakan kenyamanan dalam dunia pendidikan guna menghadapi tantangan masa depan yang lebih kompleks.

Sinergi untuk Bengkulu Utara “Mahabbah”Malam puncak ini merupakan bagian dari rangkaian panjang perayaan HUT yang telah dimulai sejak awal Juli, mencakup kegiatan keagamaan, olahraga, hingga upacara bendera. Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, dalam kesempatan serupa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan dan menghilangkan perbedaan demi mewujudkan visi Bengkulu Utara Mahabbah (Maju, Hebat, dan Bahagia).

Acara berlangsung kondusif dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian guna memastikan masyarakat dapat menikmati hiburan rakyat ini dengan aman dan tertib. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol rasa syukur atas sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal kemajuan daerah.”

Tinggalkan Balasan