DTPHP Bengkulu Utara Monitoring Kondisi Persawahan di Enggano

ArkhanaNews.id, Bengkulu Utara (19/11/24) – Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara laksanakan giat monitoring kondisi Persawahan di Pulau Enggano, Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara pada awal November 2024

Kegiatan monitoring persawahan yang ada di Desa Banjar Sari dan beberapa desa yang ada di Kecamatan Enggano tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bengkulu Utara, Abdul Hadi, S.Pt, MM dan didampingi oleh Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, staf dinas TPHP, Koordinator Penyuluh serta Kelompok tani dan juga Ketua Gapoktan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan peternakan melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Rina Yuliastuti, SP., mengatakan, “Berdasarkan hasil pantauan di lapangan beberapa titik lokasi persawahan di Desa Banjar Sari masih bisa dilakukan olah lahan dan siap untuk memasuki masa tanam.”

“Sedangkan di beberapa titik persawahan di Kecamatan Enggano masih kering, seperti di Desa Malakoni, Desa Kahyapu, Desa Kaana dan sebagian lagi di Desa Banjar Sari,” ucap Rina Yuliastuti, SP.

“Hal ini disebabkan karena sebelum ini sebagian besar wilayah di Pulau Enggano mengalami musim kemarau yang cukup panjang,” ujar Rina Yuliastuti, SP.

Pada kegiatan Monitoring Persawahan ini Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura berkesempatan untuk melakukan olah tanah dengan menggunakan mesin traktor.

“Hal ini bertujuan untuk memotivasi para petani untuk terus selalu menanam padi dan secepatnya melakukan olah tanah apabila sudah ada hujan sehingga bisa meningkatkan IP 1 menjadi IP 1,5 sampai 2,” jelasnya.

Disaat yang sama, Kadis TPHP Abdul Hadi, S.Pt. MM menyampaikan, “Sebagian besar lokasi persawahan di Kecamatan Enggano adalah sawah tadah hujan dan pasang surut.”

“Pemanfaatan pompa air bantuan menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah kekeringan pada saat musim kemarau di beberapa titik lokasi persawahan,” ujarnya.

Kadis TPHP, Abdul Hadi, S.Pt. MM menambahkan, “selain pengolahan lahan dan kebutuhan air, penggunaan bibit, pemeliharaan dan pemupukan yang baik merupakan kunci keberhasilan dalam pelaksanaan budidaya tanaman padi.”

“Oleh karena itu peran PPL, POPT sangat diharapkan untuk membantu tercapainya hasil yang maksimal,” pungkas Abdul Hadi. (ADV)

Tinggalkan Balasan