Dugaan Pemalsuan “Tinggi Badan”, Seleksi Paskibraka Kembali Terendus Kecurangan

Bengkulu utara, – Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), kembali diterpa isu tak sedap. dugaan kecurangan dalam seleksi Paskibraka, termasuk manipulasi data kesehatan seperti tinggi badan, telah menjadi sorotan publik dan memicu protes.

Menanggapi hal ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berkomitmen untuk menjalankan proses seleksi secara transparan, objektif, dan bebas KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme).

Ketidak keterbukaan Data, Seringkali hasil pengukuran tinggi badan saat pendaftaran berbeda drastis dengan hasil saat pengumuman akhir, tanpa adanya transparansi proses verifikasi ulang.

pemalsuan data tinggi badan untuk meloloskan peserta tertentu. Dalam dokumen, tertera tinggi badan calon peserta yang tidak mencukupi, menjadi lebih dari sarat yang tertera, namun dilaporkan terjadi manipulasi data pada hasil pemeriksaan kesehatan untuk meloloskan calon tersebut, memicu tuntutan tanggung jawab kepada pihak Kesbangpol setempat.

Protes keras dari orang tua muncul bukan hanya karena kegagalan anaknya, tetapi karena hilangnya rasa percaya pada integritas lembaga penyelenggara (seperti BPIP atau Dinas Pemuda dan Olahraga setempat).
Untuk meminimalisir hal ini, beberapa daerah mulai menerapkan sistem aplikasi seleksi yang lebih terpusat dan pengukuran fisik yang disaksikan langsung oleh tim medis independen atau pihak TNI/Polri guna menjamin objektivitas. Tutup,.

 

 

Tinggalkan Balasan