Ekonomi Sempat Membaik Karena Gaji Anak, Bansos Pak As’adi Sempat Terhenti Kini Diusulkan Kembali

LAIS AK-News.id – Berdasarkan hasil asesmen terbaru dari petugas lapangan, terungkap alasan di balik terhentinya bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya diterima oleh Pak As’adi. Diketahui bahwa Pak As’adi sempat dinyatakan tidak lagi layak menerima bantuan karena adanya peningkatan status ekonomi dalam Kartu Keluarga (KK).

Penyebab utamanya adalah salah satu anak Pak As’adi bekerja di sebuah lembaga dengan penghasilan di atas Upah Minimum Regional (UMR). Dalam sistem pemutahiran data kemiskinan, pendapatan anggota keluarga yang tinggal serumah sangat memengaruhi penilaian angka desil (tingkat kesejahteraan). Hal ini secara otomatis memicu sistem untuk menonaktifkan status kepesertaan bansos Pak As’adi karena dianggap sudah mampu secara mandiri.

Namun, kondisi terkini menunjukkan adanya perubahan administrasi kependudukan. Anak Pak As’adi tersebut saat ini dilaporkan telah berpisah Kartu Keluarga (KK). Secara regulasi, penghasilan anak yang sudah memiliki KK sendiri tidak lagi menjadi variabel penentu dalam penilaian ekonomi orang tuanya.

Menanggapi perubahan ini, petugas memastikan bahwa Pak As’adi kini memiliki peluang untuk mendapatkan kembali hak bantuannya.

“Karena sang anak sudah pisah KK, Pak As’adi bisa diusulkan kembali sebagai penerima manfaat. Langkah selanjutnya adalah melakukan pemutakhiran data secara berjenjang, mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga ke sistem pusat,” ujar petugas dalam laporan asesmennya.

Proses pengusulan ulang ini diharapkan dapat mengembalikan jaring pengaman sosial bagi Pak As’adi, sesuai dengan kondisi riil ekonominya saat ini.

Selanjutnya Pemerintah juga, mempermudahkan akses BPJS Kesehatan (PBI) bagi warga kurang mampu, termasuk penyandang disabilitas berat, dengan mekanisme pengusulan kembali melalui Dinas Sosial (Dinsos) ke Dinas Kesehatan/Kemenkes. Syarat utamanya adalah masuk DTKS, dan pemisahan KK bagi keluarga yang butuh, memastikan anggota yang sudah mampu tidak membebani,..

Tinggalkan Balasan