Terkait Isu Intimidasi, Pihak SMAN 2 BU Angkat Bicara dan Klarifikasi Ketidakhadiran Siswa

BENGKULU UTARA AK-News.id – Menindaklanjuti kabar mengenai seorang siswa yang dikabarkan takut masuk sekolah karena dugaan intimidasi, pihak SMAN 2 BU (SMA Negeri 2 Bengkulu Utara) memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar.

Dalam konfirmasi yang dilakukan awak media, Kepala Sekolah SMAN 2 BU didampingi wali kelas yang bersangkutan memaparkan kronologi ketidakhadiran siswa tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data pihak sekolah, pada Selasa (28 April 2026), siswa tersebut tidak hadir tanpa keterangan. Selanjutnya, pada Rabu (29 April 2026), siswa tersebut kembali tidak masuk dengan keterangan izin menjaga ibunya yang sedang dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, pada hari ini, Kamis (30 April 2026), pihak sekolah menerima pesan WhatsApp dari siswa yang bersangkutan, yang menyatakan tidak bisa hadir ke sekolah karena merasa takut.

Menanggapi alasan “takut” tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa tidak ada intimidasi yang dilakukan oleh pihak sekolah. Pihak SMAN 2 BU menyatakan bahwa masalah yang terjadi sejatinya adalah konflik antar siswa.

“Kami dari pihak sekolah memastikan bahwa permasalahan ini tidak ada kaitannya dengan pihak sekolah. Ini adalah masalah antar siswa,” ujar perwakilan pihak sekolah.

Lebih lanjut, pihak SMAN 2 BU menegaskan komitmennya untuk mengambil langkah mediasi. Pihak sekolah berusaha melakukan perdamaian antar siswa yang berselisih dengan prinsip keadilan, yaitu tanpa memberatkan pihak manapun dan menciptakan suasana kondusif di lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah berharap siswa yang bersangkutan dapat kembali beraktivitas belajar di sekolah dengan aman.

Tinggalkan Balasan